Monday, November 19, 2012

Sering Duduk Berjam-Jam? Olahraga Saja Tak Cukup Tingkatkan Kesehatan



Orang kantoran sering harus duduk berjam-jam bermesraan dengan layar komputer. Bukan hanya bikin mata lelah, duduk hingga berjam-jam juga meningkatkan resiko penyakit. Walaupun sudah diimbangi dengan rajin olahraga, efek negatif dari duduk lama ini masih tetap bercokol.
“penelitain ini merupakan panggilan kepada masyarakat agar membatasi jumlah  waktu yang dihabiskan untuk duduk setiap hari. Kita semua tahu beberapa orang melakukan olahraga setiap hari, tetapi menghabiskan sebagian besar waktunya duduk didepan komputer”.
Penelitian sebelumnya menemukan bahwa pada orang yang duduk untuk waktu yang lama, berolahraga secara teratur dapat memenuhi kebutuhan aktivitas fisiknya dan menghalau penyakit kronis seperti diabetes, obesitas, penyakit jantung dan kanker. Menurut pedoman yang ditetapkan pemerintah AS, orang dewasa sebaiknya melakukan olahraga minimal 150 menit perminggu.
Dalam penelitian yang dimuat International Journal Of Behavioral Nutrition And Physical Activity, sebanyak 91 orang wanita sehat berumur 40-75 tahun diminta mengenakan perangkatuntuk memantau aktivitasnya selama jam-jam dalam seminggu.  Perangkat ini dipasang dipaha dan dapat merekam jumlah waktu yang dihabiskan untuk duduk, berdiri, berjalan dan berolahraga. Hasilnya menemukan bahwa banyak wanita yang melakukan olagraga atau aktivitas fisik lebih dari 150 menit per minggu. Namun alokasi waktu yang dihabiskan untuk aktivitas fisik ini hanya menyumbang sebagian kecil saja dari waktunya. Rata-rata wanita menghabiskan waktu 9 jam setiap hari untuk duduk.
“Saya berpikir beberapa orang berasumsi bahwa dengan melakukan aktivitas fisik 30 hingga 40 menit sehari, kesehatannya sudah cukup terjaga. Tentu saja olahraga sangat penting dan berkaitan dengan banyak manfaat kesehatan yang positif. Tapi konsekuensi negatif terkait dengan duduk yang berkepanjangan tetap ada. Penelitian ini menunjukkan bahwa aktif secara fisik tidak menjamin orang duduk lebiih singkat”. Kata Craft.
Karena penelitian ini dianggap masih kecil.  Craft menegaskan bahwa masih diperlukan penelitain lain yang dilakukan pada pria, orangtua, maupun anak-anak. Hal itu diperlukan untuk mengetahui jenis latihan apa yang dapat dilakukan untuk mengimbangi kebiasaan duduk yang berlama-lama.

No comments:

Post a Comment