Padaghal, dengan gaya hidup
sehat dan melakukan cara-cara sederhana, seperti stop rokok dan alkohol,
mengkomsumsi makanan yang sehat dan rajin berolahraga ribuan bahkan jutaan
orang akan terhindar dari yang menakutkan ini.
Di Indonesia, penyakit
stroke ini merupakan penyakit nomor tiga yang mematikan setelah jantung dan
kanker. Bahkan, menurut survei 2004, stroke merupakan pembunuh pertama di RS
pemerintah di seluruh penjuru Indonesia. Sekitar 12 juta penduduk Indonesia
berumur lebh dari 35 tahun berpotensi terkena serangan stroke.
Stroke merupakan suatu
kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke bagian otak tiba-tiba terganggu.
Kurangnya aliran darah ke dalam jaringan otak, menyebabkan serangkaian reaksi
biokimia, yang dapat merusakkan atau mematikan sel-sel saraf di otak.
Perilaku sehat adalah cara
mencegah penyakit stroke yang mudah dan murah, kata Dokter spesialis Syaraf RS
Premier Jatinegara (RSPJ), Dr. Sukono Djodjoatmojo, Sps, pada acara seminar
kesehatan bertemakan “Bertindaklah Sekarang, Hentikan Stroke” yang
diselenggarakan RSPJ di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Menurut Sukono, stroke
bisa menyerang seseorang tanpa memandang usia dan jenis kelamin yang mempunyai
masalah kesehatan, seperti : tekanan darah tinggi, diabetes kadar kolesterol
tinggi. Untuk itu jika anda menderita gangguan ini patut waspada.
Sukono menjelaskan konsumsi
makanan yang sehat akan mampu mencegah penyakit ini. Diet yang sehat dengan
banyak mengomsumsi sayuran, buah dan rendah garam bisa menjadi alternatif.
“saya tidak membatasi dengan menyebut sayuran atau buah-buahan karena memang
itu baik untuk cegah stroke” jelasnya. Dan yang terpenting, aktif secara fisik
dengan rutin berolahraga serta hindari rokok dan alkohol menjadi salah
satu cara yang amat sederhana untuk
terhindar dari petaka akibat stroke.
Dibandingkan pedesaan,
masayarakat di kota lebih rentang terkena stroke. Masyarakat kota cenderung
mengomsumsi makanan yang kurang menyehatkan ditambah kurangnya aktivitas.
Masyarakat pedesaan umumnya doyan sayur dan buah.
“strokr juga menjadi
penyebab utama kecacatanorang dewasa di seluruh dunia prevalansinya satu dari
enam orang di seluruh dunia akan mengalami stroke dalam hidup mereka. Dan
setiap detik satu orang meninggal dunia akibat penyakit tersebut.
perlu
penanganan cepat
Sukono menambahkan, serangan
stroke datang dengan gejala yang timbul tiba-tiba, sesuai daerah ota k yang
terganggu, seperti mengalami kelumpuhan, adanya gangguan sistem rasa (baal,
kesemutan), gangguan bicara (menjadi cadel atau pelo) dan gangguan bahasa (tidak
bisa bicara), gangguan menelan, gangguan keseimbangan (yang berakibat vertigo, tetapi vertigo tidak
selalu karena stroke), atau gangguan penglihatan (buta mendadak). Ditambah lagi
dengan gangguan orientasi tempat, waktu dan orang, gangguan menelan cairan atau
makanan padat, mendadak pusing, nyeri kepala, pingsan bahkan koma.
Golde Period atau masa
keemasan bagi penderita serangan stroke adalah 4, 5 jam setelah gejala awal
terjadi. Bila belum 4 jam sudah tertangani dokter yang tepat di rumah sakit,
kemungkinan besar pasien bisa tertolong dan sembuh kembali. Namun, jika sudah
lebih dari 3 jam tapi belum 6 jam, pasien akan tertolong meskipun mengalami
kecacatan ringan. Namun sebaliknya jika pasien terlambat ditangani akan
menimbulkan kecacatan berat atau kematian,
Lebih dari waktu itu
berbahaya sebab sel otak kalau sudah mati tidak ada regenerasi. Karena itu
makin cepat diobati makin baik sebelum enam jam. Ungkapnya.
No comments:
Post a Comment