Monday, November 19, 2012

Cara Sederhana Cegah Stroke

Jumlah pasien stroke meningkat setiap tahun karena gaya hidup masyarakat pada masa kini cenderung kurang mempedulikan sisi kesehatan.
Padaghal, dengan gaya hidup sehat dan melakukan cara-cara sederhana, seperti stop rokok dan alkohol, mengkomsumsi makanan yang sehat dan rajin berolahraga ribuan bahkan jutaan orang akan terhindar dari yang menakutkan ini.
Di Indonesia, penyakit stroke ini merupakan penyakit nomor tiga yang mematikan setelah jantung dan kanker. Bahkan, menurut survei 2004, stroke merupakan pembunuh pertama di RS pemerintah di seluruh penjuru Indonesia. Sekitar 12 juta penduduk Indonesia berumur lebh dari 35 tahun berpotensi terkena serangan stroke.
Stroke merupakan suatu kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke bagian otak tiba-tiba terganggu. Kurangnya aliran darah ke dalam jaringan otak, menyebabkan serangkaian reaksi biokimia, yang dapat merusakkan atau mematikan sel-sel saraf di otak.
Perilaku sehat adalah cara mencegah penyakit stroke yang mudah dan murah, kata Dokter spesialis Syaraf RS Premier Jatinegara (RSPJ), Dr. Sukono Djodjoatmojo, Sps, pada acara seminar kesehatan bertemakan “Bertindaklah Sekarang, Hentikan Stroke” yang diselenggarakan RSPJ di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Menurut Sukono, stroke bisa menyerang seseorang tanpa memandang usia dan jenis kelamin yang mempunyai masalah kesehatan, seperti : tekanan darah tinggi, diabetes kadar kolesterol tinggi. Untuk itu jika anda menderita gangguan ini patut waspada.
Sukono menjelaskan konsumsi makanan yang sehat akan mampu mencegah penyakit ini. Diet yang sehat dengan banyak mengomsumsi sayuran, buah dan rendah garam bisa menjadi alternatif. “saya tidak membatasi dengan menyebut sayuran atau buah-buahan karena memang itu baik untuk cegah stroke” jelasnya. Dan yang terpenting, aktif secara fisik dengan rutin berolahraga serta hindari rokok dan alkohol menjadi salah satu  cara yang amat sederhana untuk terhindar dari petaka akibat stroke.
Dibandingkan pedesaan, masayarakat di kota lebih rentang terkena stroke. Masyarakat kota cenderung mengomsumsi makanan yang kurang menyehatkan ditambah kurangnya aktivitas. Masyarakat pedesaan umumnya doyan sayur dan buah.
“strokr juga menjadi penyebab utama kecacatanorang dewasa di seluruh dunia prevalansinya satu dari enam orang di seluruh dunia akan mengalami stroke dalam hidup mereka. Dan setiap detik satu orang meninggal dunia akibat penyakit tersebut.
perlu penanganan cepat
Sukono menambahkan, serangan stroke datang dengan gejala yang timbul tiba-tiba, sesuai daerah ota k yang terganggu, seperti mengalami kelumpuhan, adanya gangguan sistem rasa (baal, kesemutan), gangguan bicara (menjadi cadel atau pelo) dan gangguan bahasa (tidak bisa bicara), gangguan menelan, gangguan keseimbangan  (yang berakibat vertigo, tetapi vertigo tidak selalu karena stroke), atau gangguan penglihatan (buta mendadak). Ditambah lagi dengan gangguan orientasi tempat, waktu dan orang, gangguan menelan cairan atau makanan padat, mendadak pusing, nyeri kepala, pingsan bahkan koma.
Golde Period atau masa keemasan bagi penderita serangan stroke adalah 4, 5 jam setelah gejala awal terjadi. Bila belum 4 jam sudah tertangani dokter yang tepat di rumah sakit, kemungkinan besar pasien bisa tertolong dan sembuh kembali. Namun, jika sudah lebih dari 3 jam tapi belum 6 jam, pasien akan tertolong meskipun mengalami kecacatan ringan. Namun sebaliknya jika pasien terlambat ditangani akan menimbulkan kecacatan berat atau kematian,
Lebih dari waktu itu berbahaya sebab sel otak kalau sudah mati tidak ada regenerasi. Karena itu makin cepat diobati makin baik sebelum enam jam. Ungkapnya.

No comments:

Post a Comment