Di saat dua pasangan
merasakan kehambaran dalam hubungan, perselingkuhan kerap diambil sebagai jalan
pintas. Menurut penelitian terbaru University of Guelph di Ontario, Kanada.
Menemuklan alasan di balik perselingkuhan yang ternyata tidak dipengaruhi jenis
kelamin. Untuk kaum Pria, hal ini terjadi karena tingkat seksual yang semakin besar membuat mereka
berselingkuh.
Beda dengan wanita, yang
selalu merasa tidak puas dengan kadar hubungan yang dimiliki. Jika seorang
wanita berada dalam situasi ini, mereka memiliki 2,6 kali kesempatan
berselingkuh. Namun tak hanya itu saja, ada beberapa alasan lagi yang lebih
detail membuat seorang wanita ‘terpaksa’
berselingkuh dari pasangannya. Apa saja?
Kesulitan ekonomi
Masalah
ekonomi merupakan penyebab nomor satu perceraian. Dalam hubungan rumah tangga
suami yang lemah ekonominya dan pemalas bisa menjadi pemicu sang istri
berselingkuh, itu pula yang terjadi pada pasangan yang belum menikah.
Hubungan terlalu nyaman
Bila
hubungan dengan pasangan terlalu nyaman sehingga kedua pihak atau salah satunya
merasa tak mempunyai tantangan lagi sehingga mengalami kejenuhan, bukan tak
mungkin perselingkuhan bisa terjadi. Perasaan bosan ini tak hanya dirasakan
oleh leleki, tetapi juga perempuan.
Kondisi
inilah yang menyebabkan beberapa perempuan mencari leleki idaman lain untuk
menciptakan lagi ‘suasana baru’ atau variasi yang tak membosankan, meski tak
semua perempuan melakukannya.
Kurang intim
Selingkuh
juga bisa dilakukan bila hubungan dengan pasangannya resminya kurang mesra atau
intim. Intim bukan sekedar seks tapi kedekatan emosional dan kedalaman
hubungan. Hal ini terjadi karena banyak faktor misalnya, pasangan yang terlalu
sibuk dengan pekerjaan atau kurang romantis dan kaku sehingga hubungan terasa
hambar.
Tak pernah dihargai
Dianggap
tidak ada atau sering merasa atau diperdulikan, bisa membuat perempuan mencari
lelaki idaman lain. Dari pasangan lain
itulah ia mendapat banyak perhatian dan merasa dihargai, sehingga
perempuan merasa nyaman. Bahkan tak jarang, beberapa perempuan rela
meninggalkan pasangan resminya lantaran ia merasa mendapatkan figur yang sangat
mencintai dan memperhatikannya, serta memedulikan perasaannya.
Senjata melarikan diri
Wanita
yang kurang bahagia akan menggunakan perselingkuhan sebagai senjata melarikan
diri dari hubungannya. Karena banyak pria yang jarang bisa memafkan pasangannya
yang selingkuh, wanita yang selingkuh pun akhirnya bisa kabur dari kehidupan
cintanya yang tidak bahagia. “ada orang yang takut mengakhiri hubungan,
sehingga mereka sengaja berbuat kesalahan agar dibenci pasangannya.
Teringat masa lalu
Saat
hubungan asmara terasa sulit, wanita cenderung mengingat masa lalu dengan
mantan mereka. Wanita pun membayangkan bagaimana rasanya jika mereka dulu tetap
bersama pasangan yang sama.
“pada
akhirnya, masa lalu ini menggiring wanita untuk beselingkuh. Mereka mendambakan
perasaan yang lebih muda, lebih bebas, seksi dan menarik”, tutur Bonnie Weil
dari DoctorBonnie.com.
No comments:
Post a Comment